2. PERMINTAAN / DEMAND

 

1. 3 pengertian permintaan menurut para ahli! 

 

1. Menurut Gilarso (2007)

Dalam ilmu ekonomi istilah permintaan (demand) mempunyai arti tertentu, yaitu selalu menunjuk pada suatu hubungan tertentu antara jumlah suatu barang yang akan dibeli orang dan harga barang tersebut. Permintaan adalah jumlah dari suatu barang yang mau dan mampu dibeli pada berbagai kemungkinan harga, selama jangka waktu tertentu, dengan anggapan hal-hal lain tetap sama (=ceteris paribus).

 

2. Sadono Sukirno (2005)

Teori permintaan adalah teori yang menerangkan tentang ciri-ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga. Berdasarkan ciri hubungan antara permintaan dan harga dapat dibuat grafik kurva permintaan. 

 

3. Menurut Adiwarman A. Karim (2007)

Permintaan barang yaitu bahwa factor harga dari komoditas merupakan variable dependen yang akan menentukan beberapa jumlah komoditas yang bersangkutan diminta oleh konsumen. 


2. 5 Faktor yang mempengaruhi permintaan 

1. Harga barang itu sendiri

2. Pendapatan konsumen

3. Selera dan preferensi konsumen

4. Harga barang terkait, pelengkap atau substitusi

5. Ekspektasi harga di masa depan

 

3. Hukum permintaan


: semakin tinggi harga barang atau jasa, maka akan semakin turun permintaan barang atau jasa tersebut, dan semakin rendahnya harga 3 barang atau jasa maka akan semakin tinggi permintaan barang atau jasa tersebut. 

 

4. Tabel contoh permintaan dan kurva permintaannya?




5. Contoh kasus pengecualian permintaan: 

1. Barang yang memiliki unsur spekulasi Misalnya emas, saham, tanah (dikota). Barang-barang itu akan menambah pembeliannya pada saat harganya naik, karena ada unsur spekulasi. Mereka akan mengharapkan naik lagi pada saat harga barang itu naik, denngan demikian mereka mengharapkan akan memperoleh keuntungan.

 

2. Barang prestise : Barang yang bisa membuat bangga serta bisa membuat rasa percaya diri dan menambah gengsi seseorang karena Barang yang akan menambah prestise seseorang yang memilikinya umumnya barang yanng harganya mahal sekali. Kalau barang tersebut  naik harganya, boleh jadi permintaan terhadap barang itu meningkat, karena bagi orang yang membelinya berarti gengsinya naik. Contohnya adalah mobil mewah, lukisan dari pelukis yang terkenal, atau barang-barang antik.

 

3. Barang giffen : Barang Giffen adalah barang yang apabila harganya turun justru permintaannya ikut turun dan naiknya harga barang giffen justru menaikkan jumlah barang yang diminta. Hal ini disebabkan efek pendapatan yang negatif dari barang Giffen lebih besar daripada naiknya jumlah barang yang diminta karena dari berlakunya efek substisusi yang selalu positif. Dalam hal ini, apabila suatu barang harganya turun, ceteris paribus, maka pendapatan nyata (real income) konsumen bertambah. Untuk kasus barang Giffen, kenaikan pendapatan nyata konsumen justru mengakibatkan permintaan terhadap barang tersebut menjadi berkurang.

Contoh: barang giffen adalah pakaian bekas Pakaian yang dijual oleh penjual pakaian bekas, apabila harga pakaian bekas tersebut rendah/ turun permintaan akan barang tersebut turun juga karena asumsi di masyarakat dengan harga yang rendah berarti mutu pakaian tersebut juga rendah dan sebaliknya apabila harganya naik/ tinggi berarti mutu dari pakaian bekas tersebut juga tinggi / baik sehingga permintaan dari konsumen juga tinggi.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P AKUTANSI 1 "POTONGAN PEMBELIAN"

9. PASAR OLIGOPOLI

Akuntansi periode ekonomi